Maaf, sebenarnya blog pribadi ini inginnya memuat ide-ide atau sekelebat ‘liputan’ yang menarik yang mungkin berguna buat saya dan pembaca. Saya ingin menghindarkan berita politik. Tapi sekitar pukul 16.00 WIB, muncul kabar yang mengagetkan: bekas pimpinan KPK Bibit Samad Riyanto & Chandra Hamzah.
Tidak biasanya jiwa bergetar, terasa mesti marah. Sementara saya di kantor, tidak bisa teriak. Marah karena kalau kita ikuti berita dan fakta-fakta yang terungkap, tampak jelas bahwa ada upaya untuk menghancurkan KPK. Lembaga antikorupsi yang benar-benar menakutkan para koruptor itu dihajar rame-rame, oleh orang-orang yang tidak kompeten di kepolisian dan kejaksaan.
Kasus korupsi yang diusut oleh KPK, malah dianggap salah prosedur oleh polisi. Malah dianggap salah menggunakan wewnang. Polisi dan kejaksaan takut bahwa mereka akan hilang jabatan, ketahuan bobroknya setelah diungkap banyak media mengenai rekaman percakapan para koruptor dengan pejabat kejaksaan dan kepolisian. Polisi dan jaksa menemui koruptor di Singapura, main telpon-telponan di luar ruang pemeriksaan apakah wajar?
Apa yang dilakukan KPK — dalam hal ini Bibit dan Chandra — adalah sama dengan yang dilakukan KPK pada masa kepemimpinan pertama, saat dikomandani oleh Taufiqurahman Ruki dan Erry Riyana Hardjapamekas. Maka, tidak ada yang salah mestinya dengan apa yang dilakukan oleh Bibit dan Chandra. Maka, saya mendukung gerakan Erry Riyana yang mau maju mempelopori untuk menghadapi tindakan kriminalisasi KPK.
Bukan soal Chandra dan Bibit, tapi lembaga KPK harus diselamatkan, dipertahankan, dengan kinerja yang harus extraordinary.
DIPOSTING OLEH PADA 29.10.09 6:13 pm |
November 5th, 2009 at 5:02 pm
Setuju, lawan terus Pak. Kita hajar polisi dan jaksa yang anti-KPK
June 2nd, 2010 at 2:35 am
FYI: Telah terbit Novel Biografi”menapak jejak Amien rais” yang ditulis oleh putri beliau sendiri Hanum Rais.
Pemesanan buku lewat http://www.hanumrais.com akan dapat diskon harga.Semoga berkenan menyebarkan informasi ini….terimakasih.
HR Management
Hp.08175495994
fb/email:hanumraiss@gmail.com
“Transfer nilai-nilai kehidupan, spiritualitas dan kepemimpinan dari seorang Amien Rais kepada puterinya, Hanum Salsabiela Rais, dilukiskan pada buku ini secara lugas, dan amat menarik. Dengan membaca buku ini, kita akan lebih mengenal sisi lain dari ketokohan Amien Rais yang dapat dipetik oleh generasi muda Indonesia lainnya”
Prof Dr. -Ing. B J Habibie,
Mantan Presiden Republik Indonesia
“Buku ini highly recommended untuk memahami bagaimana komunikasi politik berawal dari komunikasi keluarga batih / nuclear family”
Effendy Gazali. PhD, MPS, ID,
Prog. Master Komunikasi Politik UI/Alumni Cornell Univ. New York